Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2011

kembang cahaya rindu

Gambar
Cerpen Hamdan Seharusnya di pagi seperti ini titik-titik embun itu telah memantulkan kilau di atas wajah hijau dedaun, rumputan serta kelembutan kembang yang ada di sekitar rumah. Bergoyang dalam simponi sejuk sepoi angin pagi dan memainkan kilau dari sinar matahari pagi. Kemilau yang memainkan warna-warni pelangi dari intipan matahari pagi. Dan ribuan titik embun menjadi kembang cahaya. Seharusnya seperti biasa di pagi seperti ini aku telah menyentuh kembang-kembang itu atau sedikit menggoyangkan daun atau menggetarkan ranting agar titik embun bergulir ke jemariku dan jemariku pun menjadi kelopak kembang cahaya. Siapa pun pasti dapat membayangkan betapa bahagianya jika jemarinya menjadi kelopak dari kembang cahaya. Kupu-kupu dari manakah yang dapat mengenal sari madu kembang cahaya hingga mereka dapat hinggap dan menghisapnya? Harusnya aku telah menyentuhkan kembang itu ke wajahku. Sentuhannya yang lembut serta dingin tak berbau, mengalir kencang melampaui kecepatan c...